Pengertian CAFTA dan Pengaruhnya pada Indonesia



Pengertian CAFTA dan Pengaruhnya pada Perekonomian Indonesia | Perjanjian Perdagangan Bebas Kawasan Tiongkok-ASEAN (China-ASEAN Free Trade Agreement; disingkat CAFTA) adalah sebuah perjanjian perdagangan bebas di kawasan Tiongkok dan ASEAN yang kerangka kerja samanya dicetuskan di Phnom Pehn, Kamboja pada 4 November 2002 dan ditujukan bagi terbentuknya kawasan pasar bebas ASEAN dan Cina pada tahun 2010. Sebelum CAFTA ditandatangani, negara-negara di kawasan Asia Tenggara telah mendeklarasikan perdagangan bebas di kawasan Asia Tenggara (ASEAN Free Trade Agreement; disingkat AFTA) yang beranggotakan 10 negara ASEAN.
Pada tahun 2010 CAFTA mulai berlaku di 6 negara yaitu Indonesia, Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia,  Thailand dan Filipina). Kemudian pada tahun 2015 disusul dengan bergabungnya Kamboja, Myanmar, Laos dan Vietnam. Perjanjian bebas di Kawasan Cina-ASEAN atau CAFTA ini bertujuan untuk memperluas pasar perdagangan ke seluruh negara di kawasan ASEAN dan Cina dengan menerapkan pajak masuk yang relatif kecil.
Tujuan CAFTA secara umum adalah sebagai berikut:
  1. CAFTA bertujuan untuk memperkuat dan meningkatkan kerjasama ekonomi, perdagangan dan investasi di kawasan ASEAN dan Cina,
  2. Meliberalisasi perdagangan barang, jasa dan investasi , 
  3. Mencari area baru dan mengembangkan kerjasama ekonomi yang saling menguntungkan kedua belah pihak 
  4. Memfasilitasi integrasi ekonomi yang lebih efektif dengan negara anggota baru ASEAN dan menjembatani gap kedua belah pihak.
Pelaksanaan CAFTA ternyata juga menimbulkan pro-kotra dari berbagai pihak dan pakar. Pihak yang mendukung persetujuan ini optimis bahwa para pelaku pasar akan mendapatkan peluang keuntungan lebih karena dapat menjual hasil produksinya ke kawasan Cina dan ASEAN tanpa takut tingginya biaya masuk ke negara tujuan. Pihak yang menentang CAFTA berpendapat bahwa perdagangan bebas di kawasan ASEAN dan Cina akan menjadi ancaman pagi para pelaku pasar dalam negeri. Mereka dikhawatirkan tidak mampu bersaing dengan para pedagang cina. Selain itu juga meningkatnya minat para pembeli terhadap produk cina karena umumnya harganya murah.
Berikut ini dampak positif diterapkannya CAFTA bagi perekonomian di Indonesia:
  1. Pemberlakukan CAFTA menjadi kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk lebih mudah memasuki pasar domestik Cina dan ASEAN. Sejumlah produk barang dan jasa diprediksi mampu bersaing dengan produk domestik di kawasan ASEAN dan Cina karena harganya yang lebih kompetitif.
  2. Menjadi motivasi bagi Indonesia untuk menciptakan produksi masyarakat yang kreatif dan kompetitif secara ekonomi.
Selain dampak positif diberlakukannya CAFTA, ternyata dikhawatirkan memiliki dampak negatif sebagai berikut:
  1. Meningkatnya pengangguran karena adanya PHK perusahaan untuk mengurangi beban tenaga kerja akibat berkurangnya permintaan.
  2. Barang dari Cina terkenal murah sehingga menurunkan penjualan hasil produksi dalam negeri. Sehingga dikhawatirkan adanya perubahan ekonomi yaitu dari pengusaha produksi menjadi penjual produk Cina. Hal ini apabila terjadi semakin luas maka akan mematikan UKM.
  3.  Menurunnya industri manufaktur Indonesia karena kalah bersaing dengan produk Cina.
Untuk menanggulangi berbagai dampak negatif pelaksanaan CAFTA tersebut maka terdapat solusi yang bisa dilaksanakan antara lain sebagai berikut:
  1. Meningkatkan daya saing produk lokal. Hal ini dapat dilakukan dengan mengadakan pelatihan bagi UMKM cara meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar.
  2. Menyiapkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang bermutu. Pendidikan Vokasi dan Sarjana harus dibekali dengan keterampilan terapan yang berguna dalam dunia kerja agar setelah lulus mereka mendapatkan lapangan kerja yang sesuai.
  3. Pembentukan Undang-Undang perlindungan bagi UMKM dan Produsen di Indonesia
  4. Membuat kebijakan untuk distributor agar tidak mendistribusikan barang impor secara berlebihan
  5. Mensosialisasikan cinta produk dalam negeri.
Demikian tadi artikel tentang pengertian CAFTA dan dampak serta pengaruhnya pada perekonomian Indonesia. Semoga bermanfaat.

    0 Response to "Pengertian CAFTA dan Pengaruhnya pada Indonesia"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel