Daftar Perkumpulan Buruh yang Terkenal (Onderbouw)

Daftar Perkumpulan Buruh yang Terkenal (Onderbouw) - Perkumpulan buruh dibentuk dengan tujuan untuk melindungi kepentingan kaum buruh yang merupakan pekerjaan yang sangat rendah pada masa kolonial. Namun seiring berjalannya waktu, buruh saat ini menjadi profesi yang cukup menjanjikan. Terbukti dengan adanya hari buruh yang diperingati setiap tanggal 1 Mei. Perjuangan perkumpulan dan perserikatan buruh di Indonesia mengalami sejarah panjang. Pejuangan mereka bertujuan untuk memperoleh kesejahteraan hidup yang layak.


Perjalanan sejarah pergerakan buruh di Indonesia di mulai sekitar tahun 1897 dengan berdirinya  Nederland Indies Onderw Genoots (NIOG) atau Serikat Guru-Guru bangsa Belanda. Dengan kata lain, cikal bakal munculnya perkumpulan buruh di Indonesia malah berasal dari orang-orang Belanda. Dari sinilah awal pendorong bagi pertumbuhan organisasi perserikatan buruh di Indonesia. Oraganisasi buruh ini juga sebagai alat perlawanan terhadap kaum pemilik modal asing.
Berikut ini beberapa perkumpulan buruh yang terkenal (Onderbouw) di Indonesia:
  • Nederland Indies Onderw Genoots (NIOG) didirikan pada tahun 1897 oleh orang-orang Belanda. NIOG atau Serikat Guru-Guru bangsa Belanda merupakan serikat pekerja yang dipengaruhi adanya pergerakan sosial demokrat di negeri Belanda. Organisasi ini pada masa itu hanya menerima orang-orang berkulit putih saja.
  • Staat Spoor Bond (S. S. Bond) merupakan serikat buruh pegawai kerata api Staat Spoor yang didirikan pada tahun 1905. Kemudian diikuti Post Bond atau jawatan Pos -telepon-telegraf.
  • Berdirinya Budi Utomo pada tahun 1908 juga menjadi latar belakang berdirinya perserikatan buruh di Indonesia. Pada tahun 1908 juga, VSTP (Verenining v. Spoor en Tram Personeel) atau serikat pegawai kereta api berdiri di kota Semarang. Organisasi ini mendapat pengaruh dan dipimpin oleh Semaoen.
  • Kemudian pada tanggal 26 September 1909, kalangan Tionghoa di Jakarta mendirikan Tiong Hoa Sim Gie yang merupakan organisasi buruh bagi kalangan Tionghoa. Organisasi ini dipimpin oleh Lie Yan Hoe. Pada perkembangannya, organisasi ini berubah nama menjadi Federasi Kaoem Boeroeh Tionghoa.
  • PBP (Perkumpulan Bumi Putra Pabean) lahir pada 1911, 
  • PGB (Perkumpulan Guru Bantu) lahir pada 1912
  • Persatuan Pegawai Pegadaian Bumi Putra (PPPB) lahir pada 1914
  • ORB (Upium Regie Bond) dan Vereninging van Inlandsch Personeel Burgerlijk Openbare Werken lahir pada 1916.
Pada tahun 1920 terjadi pemogokan para buruh dari 72 pabrik gula di seluruh Indonesia. Aksi mogok ini diikuti kurang lebih 20 ribu buruh. Gerakan telah dipersiapkan sehingga meskipun pemogok yang terdiri dari buruh tetap hanya mencapai 1.997 orang tetapi mereka mampu memimpin sejumlah besar buruh musiman (7.584 orang) dan buruh tidak tetap sekitar pabrik (11.135 orang).
Akibat tidak langsung dari pemogokan buruh pada tahun 1920 berimbas pada jatuhnya harga gula sebagai komoditas utama Belanda di pasar dunia. Pemodal Belanda yang mengalami kerugian terpaksa harus menekan biasa produksi dengan memangkas upah buruh. Buruknya kondisi kerja dan ekonomi pada saat itu menimbulkan pergolakan bagi kaum buruh. Pemogokan yang dilakukan sebagai landasan (onderbouw) dari suatu partai.
Lahir dua organisasi Serikat Pekerja, yaitu Persatuan Vakbonden Pegawai Negeri (PVPN) dan Persatuan Serikat Pekerja Indonesia (PSPI), yang didirikan oleh dr. Soetomo pada tahun 1932. Salah satu aksi PVPN adalah menolak peraturan gaji tahun 1938 yang masih didasarkan perbedaan kulit dan mendesak agar perturan gaji bulanan dicabut.

0 Response to "Daftar Perkumpulan Buruh yang Terkenal (Onderbouw)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel