8 Fakta Menarik Tentang Tembok Besar Cina

Taman Ilmu – Tembok Besar Cina atau yang lebih sering disebut dengan The Great Wall of China memang menjadi salah satu tujuan destinasi favorit oleh banyak turis, baik itu turis lokal ataupun turis manca yang berkunjung ke Cina.

Di Indonesia sendiri, Tembok Besar Cina udah lama populer juga ya guys. Nggak hanya karna jadi destinasi yang favorit bagi sebagian banyak orang ketika berlibur ke negara Cina ini, tapi karena namanya juga kerap kali sering muncul dalam buku sejarah sebagai salah satu 7 keajaiban dunia versi UNESCO. Nah buat kalian yang SD sekitar tahun 90’an hingga awal 2000an, kalian pasti sering ngeliat gambar Tembok Besar China di dalam buku sejarah kalian.

Tapi sayangnya, kebanyakan buku hanya menyebutkan tempat ini sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia tanpa keterangan yang cukup jelas dan informatif. Padahal Tembok Besar Cina ini ternyata banyak menyimpan fakta menarik dan unik untuk diketahui. Penasaran kan apa aja sich?

1. Tembok Besar Cina ternyata tidak terlihat dari Bulan

Salah satu mitos yang populer yang beredar seputar tembok ini adalah bahwa bangunan ini tidak terlihat dari luar angkasa, bahkan dari Bulan sekalipun guys. Untuk sebuah bangunan bersejarah Tembok Bsar Cina ini memanglah luar biasa. Sayangnya, tembok kebanggaan masyarakat Tiongkok ini nyatanya nggak terlihat dari luar angkasa, bahkan dari Bulan.

Salah satu penyebabnya karena bangunan ini cenderung menyatu dengan lanskap yang ada disekitarnya. Ditambah jarak antara permukaan Bumi dengan Statsiun Luar Angkasa yang sangat jauh, membuat Tembok ini tidak dapat dilihat dari luar angkasa.

2. Nama aslinya ternyata bukanlah The Great Wall of Cina

Kita mengenal bangunan ini sebagai The Great Wall of China yang jika diterjemahkan berarti Tembok Besar Cina. Sedangkan beberapa negara Barat menyebutnya sebagai The Chinese Wall alias Tembok Cina. Tapi di Tiongkok sendiri, orang-orang justru ternyata memiliki nama yang lain.

Alih-alih menyebut The Great Wall of China, mereka menyebut tembok bersejarah ini dengan nama 万里长城 atau Wànlǐ Chángchéng. Dalam bahasa Mandarin, Wànlǐ Chángchéng sendiri memiliki arti Tembok Panjang sepanjang 1.000 Mil.

3. Tembok Besar Cina ternyata lebih panjang dari Sungai Nil

Salah satu alasan mengapa tembok ini begitu penting, bukan cuma karena sejarahnya aja, melainkan karena panjangnya juga. Nggak tanggung-tanggung, dengan tinggi kurang lebih sekitar 6 meter, Tembok ini memiliki panjang sekitar 21.196 km.

Dengan ukuran sepanjang ini, Tembok ini bahkan lebih panjang dari tiga sungai terpanjang di dunia yaitu sungai Nil, sungai Amazon, dan sungai Yangtze yang dijadikan satu.

4. Butuh sekitar 1.800 tahun buat membangun tembok besar cina ini

Terbentang sepanjang 21.196 km dan melintasi 9 provinsi yang ada, Tembok Besar Cina sebenarnya adalah sekumpulan tembok yang disambungkan menjadi satu. Pembangunan Tembok Besar Cina dimulai pada zaman Dinasti Zhou Barat tahun 1046 hingga 771 SM. Setelah kekuasaan Dinasti Zhou Barat berakhir, Dinasti Qin lalu menghubungkan semua tembok menjadi satu.

Pembangunan dimulai pada tahun 259 hingga 210 SM. Pembangunan dilanjutkan oleh Dinasti Han menggunakan bahan yang berkualitas baik dengan tujuan untuk mempertahankan negara. Pembangunan Tembok Besar Cina baru benar-benar dikerjakan dengan benar-benar dan serius saat Dinasti Ming berkuasa dari tahun 1368 sampai 1644.

Hasilnya, mereka berhasil membangun tembok sepanjang sekitar 5.500 mil sekaligus merawat tembok yang dibangun pada dinasti-dinasti sebelumnya sehingga kita dapat melihatnya hingga hari ini.

5. Pembangunannya ternyata menelan korban jiwa hingga 400 ribu jiwa

Membangun sekumpulan tembok dan menghubungkannya menjadi satu tentunya bukanlah pekerjaan yang gampang dan mudah. Selain membutuhkan waktu yang cukup lama, mereka juga membutuhkan banyak sekali pekerja. Diperkirakan ada sekitar 1 juta pekerja yang berpartisipasi dalam pembangunan Tembok Besar Cina ini, sebagian besar dari mereka adalah tentara, dan para petani.

Pada masa Dinasti Qin, para narapidana dan tawanan perang juga dipekerjakan secara kasar dan paksa dalam proyek pembangunan tembok besar cina ini. Untuk membedakan para tawanan dengan pekerja asli, petugas mencukur habis rambut para tawanan yang bekerja dan menghitamkan juga wajah mereka. Wah jahat ya…

Nggak cukup sampai disitu aja, beberapa bagian tubuh tawanan juga diikat dengan rantai buat memastikan mereka tidak bisa kabur. Dan sama seperti pembangunan bangunan besar lain di masa lalu, pembangunan Tembok Besar Cina juga menelan setidaknya kurang lebih 400 ribu korban jiwa yang meninggal pada saat bekerja membangun tembok besar cina ini.

6. Satu per tiga bangunan tembok dinyatakan hilang

Percaya apa enggak, dulu tembok ini memiliki ukuran yang jauh lebih panjang lagi lho ternyata. Diperkirakan 1.200 mil atau 1/3 bagian Tembok Besar Cina telah hilang karena faktor erosi dan juga kerusakan yang terjadi di beberapa bagian tembok.

Hal ini diperparah dengan Revolusi Budaya yang terjadi dari tahun 1966 hingga 1976. Di bawah pemerintahan Mao Zedong, ribuan orang melucuti batu bata yang ada pada Tembok Besar Cina dan digunakan untuk membangun rumah mereka.

7. Memakai tepung beras sebagai pengganti semen untuk membangun tembok

Tembok Besar Cina dibangun menggunakan tepung beras
Tembok Besar Cina dibangun menggunakan tepung beras sebagi pengganti semen.

Yap, kalian nggak salah baca kok. Tembok Besar Cina dibangun dengan menggunakan tepung beras sebagai salah satu bahan utamanya. Tentu aja nggak semua bagian Tembok Besar Cina dibangun dengan menggunakan tepung beras, melainkan hanya bagian tembok yang dibangun pada masa Dinasti Qin saja.

Pada masa pemerintahan Kaisar Qin Shi Huang tahun 220-206 SM, dia menggunakan tepung beras ketan sebagai pengganti semen. Sedangkan batu batanya sendiri berasal dari campuran tanah, batu serta kayu.

8. Genghis Khan ternyata pernah membobol Tembok Besar Cina

Tembok Besar Cina dibangun bukan tanpa alasan yang jelas. Selain menjadikannya sebagai pembatas antar negara, tembok ini juga dipakai dan difungsikan sebagai benteng pertahanan dari serangan musuh yang menyerang. Sayangnya, usaha tersebut nggak selalu berhasil.

Pada kenyataannya, beberapa pasukan pernah membobol Tembok Besar Cina di masa lalu. Termasuk pasukan Genghis Khan yang berhasil menguasai beberapa bagian tembok besar cina ini, juga pasukan Manchuria yang berhasil melewati tembok dan menjatuhkan Dinasti Ming pada masa abad ke 17.

Itulah beberapa fakta menarik dan Unik tentang Tembok Besar Cina yang Perlu Kamu Tahu. Nggak cuman panjangnya aja yang bikin betis pegal, ternyata Tembok Besar China juga menyimpan fakta-fakta unik dan menarik yang tidak pernah kita duga. Termasuk soal tepung beras ketan sebagai pengganti semennya.

Semoga Bermanfaat ya Guys.

Baca Juga: Hari Musik Nasional Diperingati 9 Maret, Berikut Sejarah dan Kumpulan Ucapannya